Agar Rumah Tidak Lembab

Posted on

Agar Rumah Tidak Lembab

Sejatinya, rumah lembab memberikan beragam kerugian bagi pemilik rumah di antaranya:

  • Aroma di dalam rumah menjadi pengap & bau sehingga risih berlama-lama di dalam rumah
  • Perabotan akan lebih cepat rusak sehingga mengeluarkan biaya ekstra untuk perbaikan atau pembelian perabotan baru
  • Berbagai penyakit akan dirasakan seperti batuk, alergi pada kulit, paru-paru, dan lain sebagainya

Oleh karenanya, penting untuk memastikan bahwa rumah tidak lembab. By the way, ada alat untuk mengukur kelembaban atmosfer tepatnya hygrometer. Normalnya, kelembaban udara adalah antara 60% sampai 70% RH (Relative Humidity, perbandingan antara tekanan uap air sebenarnya pada temperatur tertentu dengan tekanan uap air jenuh pada temperatur tersebut. Jika lebih dari itu, sebaiknya ikuti tips berikut agar rumah tidak lembab:

Pasang exhaust fan        

Exhaust fan adalah kipas angin yang biasanya dipasang di dinding perbatasan antara eksterior & interior atau disebut wall mounted, di jendela kaca atau disebut window mount, di plafon atau disebut ceiling mount. Selain bisa dijadikan sebagai pendingin ruangan (tapi tidak seekstrem cara kerja AC), exhaust fan juga dapat mencegah kelembaban udara di dalam rumah. Mengapa? Exhaust fan dapat mempercepat sirkulasi udara, udara di dalam ruangan bakal dibuang ke luar dan udara segar di luar bakal dialirkan ke dalam ruangan. Berikut tips-tips dalam memilih exhaust fan sendiri:

  • Sesuaikan dengan kebutuhan. Berapa ukuran ruangan rumah? Apabila ruangan memiliki ukuran lebih kurang 4 meter persegi, bisa membeli exhaust fan berukuran 8 meter, jika 8 meter persegi bisa membei exhaust fan berukuran 10 meter, dst.
  • Pertimbangkan mereknya. Saat ini, ada beragam merek exhaust fan di pasaran. Masing-masing merek memiliki kelebihan & kelemahan masing-masing. Kondisi tersebut tentunya akan menyesuaikan harganya. Sebaiknya pilih exhaust fan dengan merek yang sudah kredibel saja, meski agak mahal tapi kualitasnya bisa menjamin keandalannya.

Manfaatkan dehumidifier

Alat lain yang difungsikan untuk mengatasi udara lembab di dalam rumah adalah dehumidifier. Bagaimana cara kerja dehumidifier sendiri? Udara yang lembab bakal disedot oleh kipas, lalu masuk ke dalam tabung. Di tabung ini, udara yang lembab bakal diproses selanjutnya udara kering yang lebih baik bakal dihembuskan lagi ke dalam ruangan. Bagaimana cara memilih dehumidifier sendiri? Pilih ukuran dehumidifier yang disesuaikan dengan luas ruangan.

Misalnya, ruangan seluas 400 meter berart membutuhkan dehumidifier berukuran 30 liter, ruangan berukuran 800 meter berarti butuh dehumidifier berkuran 40 meter, dst. Hanya saja, ukuran dehumidifier perlu dipertimbangkan lagi jika memang ruangan yang bakal ditempatkan dehumidifier sangat lembab seperti halnya kamar mandi, ruang bawah tanah, atau lainnya.

Perbaiki atap yang bocor

Atap yang bocor yang membuat air hujan masuk pada akhirnya akan memicu kelembaban udara. Atas dasar ini, sesegera mungkin untuk memperbaiki atap rumah yang bocor agar rumah tidak lembab. Sebetulnya, ada beberapa penyebab atap rumah jadi bocor. Pertama, atap genteng melorot karena angin deras atau pemasangan yang kurang tepat. Kedua, atap asbes yang sudah tua yang ditandai dengan keretakan. Ketiga, paku untuk memperkuat atap seng sudah berkarat sehingga lepas & lubang bekas baku tersebut yang jadi penyebab kebocoran. Untuk mencegah hal ini terjadi, cek berkala atap rumah terutama pra musim penghujan, gunakan tukang yang berpengalaman saat pemasangan atap, & pilih atap yang berkualitas bukan hanya mempertimbangkan harga.